Diarsipkan di bawah: Uncategorized
Alkisah jaman dahulu kala, dunia begitu gelap dan sepi.. Gaea-The Earth, masih begitu muda dan kesepian, karena kehidupan belum muncul. Di atasnya, memandang kebawah hamparan bintang yang tak terhitung banyak nya. Uranus- The Sky yang gagah dan berkilauan, bak hamburan cahaya bintang yang begitu indah. Mereka jatuh cinta dan Mother Earth menjadi ibu bagi segala makhluk hidup.
Tercipta jua lah makhluk-makhluk rupawan dan immortal, alias tidak mengenal maut, yang tinggal di balik awan putih di puncak gunung Olympus. Yap, bila anda menebak dewa dewi, jawaban anda benar.
Berbagai cerita dari dewa dewi di refleksi kan dalam berbagai versi. Yang mungkin kebanyakan kita tahu adalah cerita Hercules atau Heracles- manusia terkuat yang pernah hidup di muka bumi ini.
Namun karena anda mungkin sudah tahu tentang Hercules, mitologi Yunani kali ini akan menceritakan tentang dewa kematian- Hades. Banyak yang tidak mengetaui walau nama nya cukup sangar ternyata si Hades ini berhati pink juga.
Walau pun memiliki penjaga dunia Underworld berupa anjing berkepala tiga- Cerberus yang mengerikan, ternyata ia menyukai bunga. Persephone- putri dari Demeter- Dewi panen dan segala tumbuhan di muka bumi ini.
Demeter begitu cinta dengan anaknya sehingga ia tidak pernah lupa membawa nya ke mana-mana. Persephone begitu manis dan menyenangkan sampai kemana pun ia melangkah bunga- bunga tumbuh di setiap langkah nya. Saat pertama melihat Persephone, Hades yang terkenal tidak banyak bicara dan menyeramkan pun bagai foton yang terpicu untuk menyala dalam gelap di substansi mineral florescent. Menyala nyala dalam gelap. Untuk pertama kali nya seorang dewa kematian jatuh cinta.
Karena obsesi yang menggebu-gebu, Hades menculik Persephone dari bumi dan langsung memboyong nya ke dunia kematian, istana tempat ia tinggal. Persephone yang tidak mencintai Hades kehilangan cahaya nya, spektrum warna warni melankolis menyelimuti perasaan rindu nya pada sinar matahari dan bunga- bunga yang tumbuh di bumi.
Demeter yang murka karena kehilangan anak nya mengutuk bumi dan enggan menumbuhkan bunga-bunga lagi. Semua dewa dewi memohon kepadanya agar amarah nya mereda. Saat diketahui bahwa anak kesayangan nya telah di sembunyi kan Hades, perasaan berduka nya terbias menjadi amarah.
Demeter meminta pertolongan Zeus agar Hades mau mengembalikan anak nya. Zeus tidak dapat membiarkan kehidupan musnah maka di perintahkan nya Hades untuk mengembalikan Persephone.
Luluh lantak segenap hati Hades saat di lepaskan nya Persephone dari pangkuan nya. Sedang Demeter yang begitu senang anaknya telah kembali memberkati bumi sekali lagi sehingga pepohonan dan tumbuh-tumbuhan tumbuh subur.
Namun tanpa sadar Persephone telah memakan buah dari pohon yang tumbuh satu-satu nya di dunia kematian sehingga ia harus kembali kesana.
Karena kebijaksanaan Zeus bahwa ibu dan anak tidak dapat berpisah,akhir nya di sepakati bahwa Persephone akan tinggal separuh tahun di bumi dan separuh lagi di dunia orang mati. Saat Persephone kembali ke pangkuan Hades, Demeter sedih dan tidak ada satu pun yang tumbuh di bumi, itulah musim dingin.
Saat langkah kaki anak kesayangan nya terdengar naik ke bumi, bunga-bunga kembali tumbuh dan itulah musim semi.
